Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga memiliki misi mulia untuk memberikan pemerataan kesehatan bagi masyarakat kepulauan. Namun misi itu tidak bisa terwujud jika hanya berjalan sendirian, pada Bakti 2026 ini, RSKKA berkolaborasi dengan Konsulat Jenderal Australia dalam misinya.
Selama hampir delapan puluh tahun hubungan diplomatik, Australia dan Indonesia telah membangun kemitraan yang luas dan berkelanjutan. Kerja sama pembangunan mencakup banyak bidang, termasuk pendidikan, infrastruktur, ketahanan iklim, tata kelola pemerintahan, dan inklusi sosial.
Sejak tahun 2024, Australia telah bekerja sama di bawah Rencana Kemitraan Pembangunan Australia–Indonesia 2024–2028, yang berfokus pada tiga prioritas: mewujudkan transformasi ekonomi yang adil dan berkelanjutan, membangun masyarakat yang tangguh terhadap iklim, dan memperkuat kelembagaan. Di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Konsulat Jenderal Australia di Surabaya mendukung masyarakat setempat melalui Program Bantuan Langsung (Direct Aid Program).

Dalam kolaborasi ini, sebelumnya Ibu Christine Bui, Wakil Konsul Jenderal dari Konsulat Jenderal Australia di Surabaya telah menghadiri seremonial pelepasan kapal di Pelabuhan Kalimas Surabaya. Selanjutnya Cak Glen Askew dari perwakilan Konsulat Jenderal Australia di Surabaya juga sambang dalam pelayanan di Pulau Raas. Beliau ikut hadir dalam pembukaan seminar edukasi kesehatan seks dan pernikahan dini untuk siswa MA Sirajul Akhyar Pulau Raas.
Konjen Australia menyadari bahwa promosi kesehatan, pencegahan penyakit, dan deteksi dini memainkan peran yang sangat penting dalam mengurangi dampak penyakit serius dan yang mengancam jiwa. Namun bagi banyak orang yang tinggal di komunitas terpencil dan kepulauan, akses terhadap layanan esensial ini masih terbatas.
Dalam kunjungannya ke Indonesia, Menteri Pembangunan Internasional, Usaha Kecil, dan Urusan Multikultural Australia, Yang Terhormat Dr. Anne Aly MP, menyampaikan bahwa Australia dan Indonesia memiliki sejarah panjang dalam bekerja sama untuk mengatasi tantangan kesehatan yang dihadapi kawasan kita bersama.

Kemitraan ini berlanjut melalui Kemitraan Australia–Indonesia untuk Transformasi Kesehatan (KITA SEHAT), yang akan mempromosikan kesejahteraan serta ketahanan keluarga dan masyarakat di seluruh Indonesia. Kemitraan berdurasi delapan tahun ini dirancang untuk memperkuat kapasitas Indonesia dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons penyakit menular pada manusia maupun hewan, serta keadaan darurat kesehatan. Program ini juga berfokus pada pembangunan sistem kesehatan yang tangguh yang mampu memberikan layanan kesehatan primer yang adil dan inklusif. Konsulat Jenderal Australia bangga dapat bermitra dengan Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga dalam perjalanan penting ini.
Kapal rumah sakit ini akan membawa edukasi kesehatan dan layanan perawatan medis secara langsung kepada masyarakat di wilayah-wilayah tersebut, terutama yang berkaitan dengan penyakit-penyakit berbahaya. Dengan menjangkau masyarakat langsung di tempat tinggal mereka, inisiatif ini akan membantu meningkatkan derajat kesehatan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Pada Bakti 2026 ini, RSKKA disponsori oleh HCML SKK Migas dan OneMed. Juga didukung oleh Kemenkes RI, IDI, BPJS Kesehatan, RSUD Dr. Soetomo, Aperindo, Pelindo, dan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Semoga melalui kolaborasi ini, semakin banyak program kemitraan yang bekerjasama dengan Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya untuk masyarakat kepulauan.