Penyakit katastropik seperti stroke, penyakit jantung, kanker, gagal ginjal kronis, dan diabetes mellitus merupakan tantangan besar dalam sistem kesehatan kita saat ini. Tanpa deteksi dini dan penanganan yang memadai, penyakit-penyakit ini potensi memberikan komplikasi yang serius. Dampaknya bukan hanya pada kondisi fisik pasien, tetapi juga menurunkan kemampuan fungsional dan produktivitas. Banyak pasien kemudian mengalami kecacatan permanen bahkan kematian.
Penyakit katastropik ini berbiaya sangat mahal untuk penanganannya. Akan menjadi beban yang sangat berat bagi keluarga apabila ada salah satu anggota keluarga yang menderita penyakit ini. Akan menjadi beban yang lebih berat lagi bila yang sakit adalah kepala keluarga yang menjadi sumber utama penghasilan keluarga.
Menemukan penyakit katastropik lebih dini berpotensi meningkatkan peluang kesembuhan dengan pembiayaan pelayanan yang lebih efisien. Promosi kesehatan melalui keteladanan hidup sehat dan tersedianya fasilitas deteksi dini, menjadi elemen penting untuk menurunkan insiden penyakit katastropik. Dampaknya adalah terjaganya ekonomi keluarga dan kesinambungan pembiayaan kesehatan nasional.
Di wilayah kepulauan dan daerah terpencil akses terhadap deteksi dini masih sangat terbatas. Akibatnya, diagnosis penyakit katastropik baru ditegakkan pada saat kondisi pasien sudah buruk. Peluang kesembuhan menurun drastis.dan risiko kematian pun meningkat.
Pada akhirnya, Bhakti RSKKA 2026 bukan semata program layanan kesehatan. Ini adalah pergerakan cinta kasih yang membawa harapan bagi setiap warga negara termasuk masyarakat di pulau-pulau terpencil. Bahwa, mereka juga berhak untuk hidup sehat dan terlindungi.
Tema Kegiatan
Penyakit Katastropik di Kepulauan: Deteksi Dini dan Upaya Promotif, Preventif dan Kuratif Menuju Pulau Sehat, Produktif dan Bahagia.
Tujuan Kegiatan
- Meningkatkan Akses Layanan Spesialistik Berkualitas di Daerah Terpencil
- Memperkuat Sistem Deteksi Dini Penyakit Katastropik dan Pengendalian Penyakit Menular dan Endemis
- Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Faktor Risiko Penyakit Katastropik, Penyakit TBC, Kusta dan Penyakit Menular Lainnya
- Mendukung Percepatan Penurunan Stunting dan Perbaikan Gizi Masyarakat
- Mendorong Literasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
- Meningkatkan Kapasitas Kader Kesehatan dan Tenaga Medis di Wilayah Kepulauan
Bentuk Kegiatan
- Pelayanan Kesehatan Spesialistik: Bedah, Kebidanan dan Kandungan, Penyakit Dalam, Penyakit Anak, Jantung, Paru, Mata, THT, Kulit dan Kelamin
- Skrining dan Deteksi Dini Penyakit Katastropik, Penyakit TBC dan Kusta.
- Pertemuan Pentahelix untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Faktor Risiko Penyakit Katastropik, Penyakit TBC, Kusta dan Penyakit Menular Lainnya.
- Pelatihan tenaga medis, tenaga medis dan awam tentang: Resusitasi, EKG dan Pengananan Kegawatdaruratan Jantung, USG Kehamilan, IVA Pap smear, Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Obstetri dan Neonatal (PPGDON)
MENJADI RELAWAN
RELAWAN YANG DIBUTUHKAN
- Dokter Umum
- Apoteker
- Analis Medis
- Admin
- Kesmas
- Perawat OK
- Ahli Gizi
Dokter Umum
- Melakukan pemeriksaan fisik dan psikis pasien untuk mendiagnosis penyakit.
- Mendiagnosis pengakit dan meresepkan pengobatan yang tepat.
- Edukasi pasien tentang penyakit, pengobatan, dan pencegahan penyakit.
- Mengelola rekam medis pasien dan input data melalui ERM.
- Koordinasi eksternal dan internal terkait dengan implementasi program kesehatan
Apoteker
- Menyiapkan & meracik obag sesuai resep dokter
- Edukasi pasien tentang penggunaan obat yang benar, saran, dan cara mengatasi efek samping
- Koordinasi efektif terhadap pihak eksternal dan internal terkait persediaan obat dan masalah kesehatan pasien.
Admin
- Pengelolaan Rekam Medis: Mengelola, mendokumentasikan, dan menjaga kerahasiaan data medis pasien (diagnosis, pengobatan, hasil lab) baik fisik maupun digital.
- Logistik dan Umum: Mengelola inventaris peralatan medis dan kebutuhan operasional sehari-hari.
Analis Medis
- Pengambilan Spesimen: Mengambil sampel dari pasien (phlebotomy/darah, swab, urin, dll.).
- Analisis Laboratorium: Melakukan berbagai pemeriksaan seperti hematologi, kimia klinik, mikrobiologi, imunoserologi, dan sitologi.
- Pemeliharaan Alat: Memastikan alat laboratorium terkalibrasi dan berfungsi optimal (maintenance dan kontrol kualitas).
- Validasi Hasil: Memeriksa dan memverifikasi data hasil laboratorium sebelum diserahkan ke dokter.
- Keamanan Kerja (K3): Menerapkan prosedur keselamatan kerja di lingkungan laboratorium.
Kesmas
- Pendidikan & Promosi Kesehatan: Memberikan edukasi, merancang kampanye pola hidup sehat, dan mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli kesehatan
Perawat OK
- Perawat Instrumen (Instrumentator) Bertanggung jawab atas kesterilan alat dan bahan selama operasi berlangsung
- Membantu dokter spesialis bedah secara langsung selama proses pembedahan. [1]
Ahli Gizi
- Melakukan Pemantauan Status Gizi (PSG), serta memberikan edukasi mengenai gizi seimbang di fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas atau posyandu
PERIODE PENDAFTARAN RELAWAN
19-30 Juni 2026
PERIODE PENUGASAN RELAWAN
19 Juli – 7 Agustus 2026
Pulau Masalembu
Pulau Karamian
Pulau Matasiri
Pulau Pamantauang
Pulau Kalmas
BERKAS PERSYARATAN
- CV Terbaru
- Surat Kesediaan menjadi Relawan RSTKA, download di sini
- KTP
- STR (hanya untuk dokter)
Q & A TENTANG RELAWAN
- Apakah menjadi relawan mendapat insentif?
Tidak, tapi biaya akomodasi selama pelayanan sampai kepulangan akan difasilitasi. - Apakah boleh mengikuti lebih dari satu periode?
Boleh - Apakah boleh ikut bisa belum ada STR atau STR masih dalam pengurusan?
Boleh - Apakah hanya untuk alumni Universitas Airlangga?
Tidak, relawan RSTKA terbuka untuk seluruh Indonesia - Kapan pengumuman penerimaan relawan?
Relawan yang memenuhi kriteria akan dihubungi langsung melalui WA, dan pengumuman resmi akan diupload di instagram pada H-5 keberangkatan